Jumat, 3 April 2020 | 09:08 WIB
Home > Hukum >
KPK Sebut 36 Kasus yang Dihentikan adalah Penyelidikan Tertutup
Minggu, 23 Februari 2020 | 15:50 WIB
Aksi Tolak Revisi UU KPK, Kamis 8 Oktober 2015 - [Deni Hardimansyah/Skalanews]

Skalanews - Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK, Ali Fikri memastikan, 36 perkara yang dihentikan adalah penyelidikan tertutup yang biasanya jika ditemukan alat bukti cukup, akan ditingkatkan menjadi operasi tangkap tangan (OTT).

"Kami sampaikan bahwa ini adalah terkait dengan perkara-perkara dengan penyelidikan tertutup," kata dalam diskusi bertema "Dear KPK Kok Main Hapus Kasus?" di Jakarta Pusat, Minggu (23/2).

Ali menjelaskan, ada dua teknis penyelidikan yang dilakukan KPK, yaitu terbuka dan tertutup.

Penyelidikan terbuka biasanya berkaitan dengan pihak yang langsung bertemu para calon saksi ataupun tindak lanjut laporan masyarakat.

"Sementara yang tertutup ini yang biasanya berkaitan dengan operasi tangkap tangan," terangnya.

Lebih lanjut, Ali membeberkan, alasan pihaknya menghentikan penyelidikan 36 perkara.

Sebab, perkara itu sudah dalam jangka waktu yang lama dan tidak ditemukan bukti-bukti yang cukup.

"Setelah dievaluasi dilaporkan ke beberapa divisi lalu dilaporkan ke pimpinan dan dihentikan," pungkasnya. (Frida Astuti/Bus)


  
  
TERPOPULER
Index +