Selasa, 22 Oktober 2019 | 08:11 WIB
Santoso Tewas, Kapolri: Kelompok Otomatis Melemah
Jumat, 22 Juli 2016 | 13:13 WIB
-

Skalanews - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian meyakini kelompok jaringan teroris Santoso akan melemah menyusul tewasnya sang pimpinan ditangan tim Satgas Tinombala pada Senin (18/7) lalu.

"Kelompoknya melemah karena otomatis Santoso kan digugurkan sebagai pimpinan. Sudah pasti melemah," kata Kapolri saat menghadiri peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-56 yang digelar hari ini, Jumat (22/7) di kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan.

Saat ini kelompok Santoso hanya tersisa 19 orang saja. Dimana tiga diantaranya adalah Jumiatun Muslim alias Atun alias Bunga alias Umi Delima yang merupakan istri Santoso, Tini Susanti Kaduku alias Umi Fadel yang juga istri Ali Kalora dan Nurmi Usman alias Oma yang juga istri Basri.

"Tapi masih ada beberapa orang yang kita tahu mereka memiliki kemampuan dan militansinya tinggi," sambung Kapolri.

Karena masih ada kelompok Santoso yang tersisa, Satgas Tinombala masih akan lanjut bertugas. Satgas gabungan TNI-Polri ini juga sangat efektif karena dengan kekuatan yang besar dapat mengepung dan juga menyikat kelompok tersebut.

"Kalau kita cabut sekarang ini (Satgas Tinombala, red), kami yang tahu persis bagaimana ancaman di sana. Kalau sekarang ini bisa muncul kembali, rebound, regrouping, konsolidasi kembali. Momentum bagus ini ketika mereka melemah maka kita harus melakukan pressure yang semakin tinggi agar cepat selesai dan ketangkap tokoh-tokoh utamanya Ali Kalora dan Basri misalnya," tutup Kapolri. [frida astuti/bus]