Kamis, 18 Januari 2018 | 09:08 WIB
BNNP Jatim Gagalkan Penyelundupan Sabu 7,3 Kg dari Malaysia
Jumat, 12 Januari 2018 | 07:38 WIB
-

Skalanews - BNN Provinsi Jawa Timur bersama Ditjen Bea Cukai berhasil gagalkan penyelundupan sabu seberat 7,3 Kg dari Malaysia melalui pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Pengungkapan tersebut mendapat perhatian dari Kepala BNN Komjen Budi Wasesa. Dalam keterangannya di Surabaya, Kamis (11/1) Buwas - panggilan Budi Wasesa mengatakan sabu seharga kurang lebih Rp14,6 miliar tersebut berasal dari Malaysia yang dibawa oleh seorang anak buah kapal (ABK) MV Selasih berinisil ARW.

"Ada informasi ARW ini sedang membawa sabu dari Port Klang Malaysia menuju Surabaya. Tersangka ini adalah ABK kapal dari MV Selasih. Lalu kami lakukan penghitungan dengan estimasi kedatangan di Surabaya pada tanggal 3 Januari lalu," jelas mantan Kabareskrim Mabes Polri ini.

Budi Wasesa menambahkan setelah tiba waktunya yaitu tanggal 3 Januari 2018, pihaknya langsung melakukan penggeledahan terhadap sebuah kapal fery Niki Sejahtera dari Banjarmasin yang berlabuh di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

"Begitu dilakukan penggeledahan, kami dapatkan tersangka di dalam kapal tersebut dan langsung saja dilakukan penindakan terhadap tersangka. Saat ini kasus sedangkan dikembangkan di lapangan," tandasnya.

Namun, saat kapal tiba di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, tim gabungan menemukan dua penumpang berinisial ZN dan RHM yang diduga sebagai kurir.

Kurir tersebut dijemput oleh seseorang berinisial HSN yang mengendarai sebuah mobil merek Toyota Avanza berwarna putih dengan plat nomor polisi M 1386 AC.

Di lokasi yang sama, bandar berinisial HMD dan IB juga tengah menanti dan mengawasi proses penjemputan itu di dalam dalam mobil Honda CRV berwarna hitam dengan plat nomor polisi M 806 HA.

Lalu, HMD dan IB berusaha melarikan diri membawa sebuah tas berwarna hitam berisi 7 bungkus plastik dengan kemasan susu yang masing-masing berisi sabu dengan bobot sekitar 7,3 kilogram yang hendak dibawa pelaku ke dalam mobil berwarna putih.

Aksi kejar-kejaran dengan petugas tak terhindarkan dan dua kurir yang mengendarai Avanza dapat diamankan di Jalan Kalimas, Surabaya.

Petugas BNNP Jatim juga mengejar dua pelaku lainnya yang mengendarai Honda CRV hingga akhirnya tertangkap di Jalan Pacar Kembang, Surabaya.

Di lokasi tersebut, para pelaku berupaya melakukan perlawanan dengan menabrakan mobilnya ke arah pertugas BNNP Jatim hingga memaksa petugas harus melontarkan tembakan peringatan ke arah pelaku yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia di tempat.

Dari kejadian itu, petugas BNNP Jatim yang tertabrak mobil saat penggerebekan harus menjalani perawatan di rumah sakit. (wahyu/bus)