Senin, 23 April 2018 | 12:50 WIB
Novel Laporkan Oknum Jenderal ke Komnas HAM, Polri: Itu Hak Dia
Kamis, 12 April 2018 | 13:16 WIB
-

Skalanews - Penyidik KPK Novel Baswedan diketahui telah melaporkan sosok jenderal yang diduga terlibat dalam kasus teror air keras yang dialaminya ke Komnas HAM. Apa komentar Polri terkait langkah Novel tersebut?

"Ya, itukan haknya dia," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (12/4).

Dikatakan Setyo jajaran kepolisian saat ini hanya fokus dalam mencari pelaku penyiraman air keras meski sudah satu tahun belum terungkap.

Diketahu Novel diserang dalam perjalanan usai menjalankan salat Subuh dari Masjid Jami Al Ihsan, Kelapa Gading Jakarta Utara, yang tak jauh dari kediamannya, 11 April 2017 lalu.

"Kita akan tetep melakukan penyelidikan dan penyidikan juga akan tetep dilakukan," sambungnya.

Soal desakan agar dibentuknya Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus ini, Setyo mengisyaratkan penyidik Polda Metro Jaya yang mengusut kasus ini pasti mampu menuntaskan.

"Kita tetap melakukan semaksimal mungkin kita nggak main-main, saya kan berapa kali saya optimis bisa terungkap ini hanya masalah waktu," pungkasnya.

Diketahui Novel mengaku telah melaporkan sosok jenderal yang diduga terlibat dalam kasus teror air keras terhadap ke Komnas HAM dan polisi.

"Saya melaporkan enggak cuma ke kepolisian, saya juga melapor ke Komnas HAM. Saya kira saya tidak pada posisi yang menyebutkan di forum-forum publik," kata Novel Baswedan di Gedung KPK Kuningan Jakarta Selatan, Rabu (11/4) kemarin.(Frida Astuti/dbs)