Senin, 20 Mei 2019 | 05:56 WIB
Kasus Sukmawati Dipraperadilkan, Polri: SP3 Kewenangan Penyidik
Senin, 12 November 2018 | 18:37 WIB
Irjen Pol. Setyo Wasisto - [Deni Hardimanyah/Skalanews]

Skalanews -Polri diketahui telah menghentikan kasus dugaan penodaan agama terkait puisi 'Ibu Indonesia' yang menjerat Sukmawati Soekarnoputri.

Belakangan penerbitan Surat Perintah Pemberhentian Penyidikan (SP3) itu dipraperadilkan oleh Azam Khan, salah satu pelapor kasus ini. Sidang perdana praperadilan sendiri digelar hari ini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, penerbitan SP3 kasus ini telah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Itu (penerbitan SP3) adalah kewenangan penyidik, tidak bisa diganggu gugat, tidak bisa diintervensi," kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (12/11).

Meski demikian disebut Setyo adalah hak pelapor jika melayangkan praperadilan atas penerbitan SP3 ini ke pengadilan.

"Kalau digugat itu nggak ada masalah, karena prosedur, memang aturannya demikian, kalau tidak puas ya diajukan praperadilan," pungkasnya.

Diketahui berdasarkan hasil penyelidikan, puisi yang dibuat Sukmawati berjudul 'Ibu Indonesia' yang dinilai menyinggung umat muslim itu tidak terpenuhi unsur perbuatan pidana. (Frida Astuti/Bus)