Kamis, 13 Desember 2018 | 06:40 WIB
Jadi Tersangka, Habib Bahar bin Smith Tak Ditahan
Jumat, 7 Desember 2018 | 12:09 WIB
-

Skalanews - Habib Bahar bin Smith sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan ujaran kebencian karena menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai banci.

Meski sudah menyandang sebagai tersangka, kuasa hukum Habib Bahar, Aziz Yanuar membenarkan kliennya tidak ditahan penyidik Bareskrim Polri.

"Alhamdulillah belum (ditahan, red)," kata Aziz, di Jakarta, Jumat (7/12).

Disebut Aziz, ada sejumlah alasan mengapa kliennya tidak langsung ditahan usai menjalani pemeriksaan selama sekitar 11 jam pada Kamis (6/12) kemarin.

"Ada 4 hal yang mungkin penyidik yakini tidak akan melarikan diri, tidak akan menghilangkan barang bukti, kooperatif juga, seperti itu," paparnya.

Pendiri Majelis Pembela Rasulullah itu disangkakan Pasal UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP dan UU No 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 1 Tahun 2008 tentang ITE, serta Pasal 207 KUHP, Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf b angka 1, dan Pasal 45 ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2).

"Kalau yang tuduhan awal di atas 5 tahun ancamannya (penjara, red). Kalau yang 207 (Pasal 207 KUHP) itu 1,5 tahun," pungkasnya

Habib Bahar sendiri usai menjalani pemeriksaan kemarin keluar melalui pintu khusus sehingga tidak tersorot media. (Frida Astuti/bus)