Kamis, 20 Juni 2019 | 06:08 WIB
Rumah Ketua dan Wakil Ketua KPK Diteror Bom Rakitan
Rabu, 9 Januari 2019 | 13:41 WIB
-

Skalanews - Dua pimpinan KPK diduga mendapatkan teror bom rakitan di masing-masing kediamannya. Kedua pimpinan tersebut, adalah Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif.

Hal ini pun dibenarkan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo.

Dedi menyebutkan, peristiwa teror ini terjadi pada 9 Januari 2019 dengan waktu yang berbeda. "Saat ini kami sudah membentuk tim dan dibantu oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror untuk mengungkap peristiwa tersebut," ujar Dedi  di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Rabu (9/1).

Kediaman Agus sendiri terletak di Perumahan Graha Indah, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat dan rumah Syarif di Jalan Kalibata Selatan, Jakarta Selatan.

Berdasarkan laporan yang beredar, teror yang terjadi di rumah Syarif berbentuk bom molotov. Salah seorang tetangga yang rumahnya tak jauh dari rumah wakil ketua KPK tersebut mengatakan botol itu ditemukan oleh sopir Syarif, Bambang, pada pukul 05.30 WIB.

Perempuan ini kemudian melihat, botol itu berbentuk seperti lampu kneer alias sentir yang memiliki sumbu. Sebuah botol seukuran botol bir itu berwarna bening dan di dalamnya terdapat cairan.

Menurut saksi mata, botol tersebut dalam kondisi berdiri dengan ujung memiliki sumbu. Di sumbu itu terdapat nyala api. Ia mengatakan, sesaat setelah sopir bernama Bambang tersebut menemukan botol, Syarif keluar di halaman rumahnya. "Dia bersama istrinya," kata saksi mata dikutip dari laporan polisi.

Sekitar 30 menit berselang, dua polisi datang. Adapun saat botol diduga bom molotov itu ditemukan, kondisi jalanan tampak sepi. Sejak pukul 05.00 WIB, sang tetangga yang berjualan di depan rumah Syarif hanya sedikit melihat orang melintas.

Sedangkan untuk rumah Agus, petugas keamanan rumah menemukan benda diduga bom tergeletak di depan rumah. Saat kejadian, Agus sedang tidak ada di rumah. Menurutnya, bentuk teror itu berupa paralon yang dibungkus menyerupai bom.

Kedua kediaman petinggi KPK tersebut kini tengah diperiksa polisi. Sejumlah polisi melakukan penjagaan dan pemeriksaan, baik di dalam rumah maupun di luar.(Bisma Rizal/dbs)