Minggu, 16 Juni 2019 | 09:46 WIB
Polri akan Bentuk Tim Gabungan Ungkap Kasus Novel Baswedan
Jumat, 11 Januari 2019 | 22:04 WIB
-

Skalanews - Polri akan membentuk tim gabungan untuk memburu pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Diketahui peristiwa penyiraman air keras terhadap Novel terjadi pada 11 April 2017 silam. Namun hingga kini pelaku penyiraman belum juga diketahui.

Dikatakan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol M Iqbal, tim tersebut dibentuk menyusul adanya rekomendasi dari Komnas HAM. Sehingga Kapolri  mengeluarkan surat perintah pada Selasa 8 Januari 2019 lalu untuk segera dibentuk tim.

"Kapolri sudah mengeluarkan surat perintah tersebut atas tindaklanjut Komnas HAM di ranah Polri dalam pengusutan kasus," kata Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (11/1).

Dipaparkan Iqbal, tim tersebut langsung dimpimpin oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavia. Anggotanya terdiri dari unsur internal dan eksternal Polri, yakni anggota Polri, Polda, KPK, hingga pakar-pakar.

Tim tersebut disebut Iqbal akan dibentuk paling lambat 30 hari setelah surat rekomendasi dari Komnas HAM diterima oleh Polri.

"Surat perintah tersebut adalah menindaklanjuti rekomendasi tim Komnas HAM dalam perkara Novel Baswedan," pungkasnya.(Frida Astuti/dbs)