Selasa, 16 Juli 2019 | 21:42 WIB
Gerebek Pabrik Rumahan, BNN Sita 300 Ekstasi
Jumat, 25 Januari 2019 | 15:15 WIB
Irjen Pol Arman Depari - [ist]

Skalanews - Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek sebuah rumah yang dijadikan pabrik pembuatan narkotika jenis ekstasi yang terletak di Jalan Pukat VII, Gang Murni, Medan Tembung, Bantan Timur, Medan, Sumatera Utara.

Dari lokasi penggerebekan petugas menyita ekstasi sebanyak 300 butir. Penggerebekan sendiri dilakukan pada Kamis (24/1) malam.

"BNN mendapat informasi masyarakat, bahwa salah satu buronan RBT kembali membuat ekstasi dengan sindikatnya," kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari kepada wartawan, Jumat (25/1).

Dipaparkan Arman, RBT merupakan tersangka kasus produksi sabu rumahan yang berhasil diungkap pada 2017 lalu di Marelan, Medan. Saat penggerebekan waktu itu, RBT berhasil kabur dan ternyata membuat pabrik rumahan baru.

Disambung Arman, dari  informasi masyarakat tersebut petugas menemukan adanya dua orang yang sedang bertransaksi di rumah yang dijadikan pabrik tersebut.

"Kedua orang itu GNW dan IRN," sambungnya.

Usai ditangkap, keduanya lalu dibawa untuk menggeledah rumah. Dari lokasi petugas menemukan barang bukti, yakni satu alat cetak ekstasi, peralatan cetak, prekursor, bahan kimia padat dan cair, dan serbuk beragam warna, 300 butir ekstasi warna cokelat muda dalam plastik klip yang dibungkus koran.

"Kemudian petugas menangkap RBT di  lokasi berbeda," paparnya.

Adapun masing-masing peran tersangka yakni, GNW sebagai peracik dan pencetak ekstasi, IRN sebagai pemesan atau kurir, dan RBT sebagai perantara. Kini, ketiga tersangka dan barang bukti telah dibawa ke BNNP Sumut.(Frida Astuti/dbs)