Sabtu, 23 Maret 2019 | 02:45 WIB
Siti Aisyah Bebas dari Kasus Pembunuhan Kim Jong-Nam
Senin, 11 Maret 2019 | 13:24 WIB
-

Skalanews - Hakim Pengadilan Tinggi Syah Alam, Selangor, Malaysia akhirnya membebaskan Warga Negara Indonesia (WNI) Siti Aisyah dari tuduhan terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-nam, saudara tiri pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un.

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal mengatakan dalam persidangan yang digelar hari ini, Senin (11/3) Siti Aisyah dibebaskan dari segala tuntutan atas dugaan pembunuhan Kim Jong-nam yang terjadi pada 13 februari 2017 silam.

"Pembebasan ini didasari oleh permintaan Menteri Hukum dan HAM RI kepada Jaksa Agung Malaysia sehingga memutuskan untuk menggunakan wewenangnya berdasarkan Pasal 254 Kitab Hukum Acara Pidana Malaysia yaitu untuk tidak melanjutkan penuntutan terhadap Siti Aisyah (nolle prosequi)," katanya.

Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tinggi Syah Alam, Selangor tersebut pengacara Siti Aisyah telah meminta kepada jaksa untuk tidak hanya menghentikan tuntutan tersebut, namun juga dibebaskan secara penuh.

Namun, hakim persidangan akhirnya memutuskan status Discharge Not Amounting to Acquital yang berarti tuntutan dihentikan dan Siti Aisyah bebas.

Atas keputusan tersebut, pihak Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur langsung membawa Siti Aisyah. Dalam hal ini pihak KBRI akan segera mengurus administrasi pemulangan, dan jika sudah selesai maka SA akan dipulangkan.

"Siti Aisyah akan dipulangkan segera," pungkas Iqbal.

Siti Aisyah dan Doan Thi Huong warga negara Vietnam, dituduh terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-nam di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 13 Februari 2017 yang lalu.

Kim Jong-nam meninggal dunia akibat terpapar agen saraf VX, zat kimia terlarang yang diklasifikasikan PBB sebagai senjata pemusnah massal.(Frida Astuti/dbs)