Sabtu, 20 Juli 2019 | 06:33 WIB
Jadi Kurir Sabu Ibu Rumah Tangga di Dumai Dibekuk
Selasa, 19 Maret 2019 | 12:16 WIB
-

Skalanews - Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap seorang ibu rumah tangga yakni Syamsiah karena menjadi kurir sabu.

Dikatakan Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari, selain Syamsiah pihaknya juga mengamankan lima orang lainnya dalam penangkapan yang dilakukan pada Minggu, 17 Maret 2019, di Dumai, Riau.

Kelima yang turut ditangkap yakni, Arman, Harianto, Adi, Hamidi dan Kamarudin.

"Arman sebagai pengendali; Harianto, Adi, dan Syamsiah sebagai kurir; sementara Hamidi dan Kamarudin anak buah kapal," kata Arman kepada wartawan, Selasa (19/3).

Jaringan ini menyelundupkan sabu dari Malaysia. Pada 16 Maret, Syamsiah sekitar pukul 17.20 WIB berangkat dari Medan, Sumatera Utara, menuju Dumai, Riau, dengan Arman, Adi, dan Harianto menggendarai mobil bernomor pelat BK1385ZZ.

"Saat tiba di Dumai, Hamidi memberikan barang narkotika kepada Arman sebanyak 9 bungkus," sambungnya.

Paketan barang itu lantas dibawa oleh Syamsiah dengan menumpang bentor menuju travel perjalanan untuk bertolak ke Pekanbaru, Riau. Setelah itu, imbuh Arman, petugas segera lakukan penyergapan.

"Saat digeledah, dari Syamsiyah ditemukan barang bukti 5 bungkus narkotika dan penggeledahan di mobil ditemukan 4 bungkus sabu," bebernya.

Setiap bungkus sabu diperkirakan seberat satu kilogaram. Sehingga total, terdapat sembila kilogram sabu. Barang haram itu, rencananya akan diedarkan di Medan sebanyak lima kilogram dan  di Jakarta empat kilogram.

"Pengendali sengaja menyuruh ibu rumah tangga agar tidak dicurigai dan luput pemerimsaan petugas," jelasnya.

Kini, semua tersangka dan barang bukti yakni 9 kilogram sabu telah diamankan. Sementara, tersangka masih diperiksa dan akan dibawa ke BNN Pusat, Cawang, Jakarta, untuk pemeriksaan lebih dalam.(Frida Astuti/dbs)