Kamis, 18 Juli 2019 | 20:06 WIB
Densus 88 Polri Bekuk Pimpinan Jamaah Islamiyah Bekasi
Senin, 1 Juli 2019 | 13:38 WIB
-

Skalanews - Aparat Densus 88 Antiteror Polri menangkap pimpinan kelompok terorisme Jamaah Islamiyah (JI), di Bekasi, Jawa Barat, Para Wijayanto alias Abang alias Adji Pangestu alias Abu Askari alias Ahmad Arief alias Ahmad Fauzi.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebut Para Wijayanto merupakan tokoh lama Jamaah Islamiyah (JI) dan merupakan lulusan S1 teknik sipil salah satu universitas ternama di Jawa.

"Dari sisi kompetensi yang bersangkutan memiliki kemampuan merakit bom dan kemampuan inteligent lain," papar Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (1/7).

Para Wijayanto sempat menjabat di bidang intelijen dan militer JI. Para Wijayanto kemudian diangkat menjadi pimpinan JI setelah pimpinan sebelumnya ditangkap.

"JI ini lebih tua dari pada ISIS dan berafiliasinya ke organisasi Alqaeda," terangnya.

Peran Para Wijayanto diantaranya terlibat perang yang terjadi di Poso pada 2005 dan 2007. Selain itu, dia juga sebagai penyuplai logistik dan operasional perang di Poso.

Tak hanya Para Wijayanto, Densus 88 juga menangkap istri yang bersangkutan.

Kemudian pada Minggu (30/6) Densus 88 juga menangkap dua terduga teroris bernama Abdurrahman di Kota Bekasi Jawa Barat yang merupakan tangan kanan Para Wijayanto.

Selain itu Densus 88 juga menangkap terduga teroris bernama Budi Tri alias Khaidar alias Gani selaku pimpinan JI Jawa Timur yang diringkus di Ponorogo Jawa Timur.

Dalam penangkapan tersebut polisi mengamankan barang bukti berupa satu ton bahan peledak dan bom jenis yang sama saat bom di Solo. Selain itu polisi juga mengamankan sejumlah kartu ATM.(Frida Astuti/dbs)