Kamis, 14 November 2019 | 03:37 WIB
Seorang Dokter Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Ninoy Karundaeng
Kamis, 17 Oktober 2019 | 16:33 WIB
ninoy karundeng - ist

Skalanews - Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya menetapkan dr Insani Zulfah Hayati sebagai tersangka kasus penculikan dan penganiayaan relawan pendukung Presiden Joko Widodo yang juga pegiat media sosial, Ninoy Karundeng.

"Iya benar, ada nama itu (dokter IZH sebagai tersangka)," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan, Kamis (17/10).

Hari ini, sambung Argo, dokter IZH tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya.

Ditambahkan Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Suyudi Ario Seto, peran dokter IZH sendiri dan juga suaminya Shairil Anwar yakni tidak membantu korban saat dianaya sekelompok orang di Masjid Al-Falah, Pejompongan, Jakarta Pusat pada 30 September lalu.

"Sebagai seorang tenaga medis, dia (dokter IZH) tidak ada upaya membantu seseorang yang sudah babak belur dianiaya banyak orang. Padahal korban dalam keadaan butuh dukungan medis," papar Suyudi.

Bahkan, Suyudi mengungkapkan, dokter IZH bersama suaminya juga turut menginterogasi Ninoy Karundeng saat dianiaya. Sementara itu terhadap suami dokter IZH masih dicari keberadaanya.

"Malah ikut menginterogasi dengan suaminya yang sama-sama tenaga medis," pungkasnya.

Dalam kasus ini, total sudah 14 orang dijadikan tersangka. Salah satunya adalah Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212, Bernard Abdul Jabbar. (Frida Astuti/Bus)