Rabu, 26 Februari 2020 | 23:59 WIB
Polrestabes Surabaya Bongkar Penipuan Jual Beli Properti Syariah
Selasa, 7 Januari 2020 | 06:50 WIB
Kombes Pol Sandi Nugroho memberikan keterangan pers terkait kasus penipuan modus jual beli properti syariah - [ist]

Skalanews - Polrestabes Surabaya menetapkan seorang direkur utama perumahan di Surabaya sebagai tersangka dalam kasus penipuan penjualan properti di Kawasan Sidoarjo.

Pemilik perumahan yang ditetapkan sebagai tersangka tersebut bernama Sidik Sarjono (45) warga Surabaya jabatan PT Cahaya Mentari Pratama yang berkantor di Kawasan Rungkut Surabaya sebagai tersangka.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan modus tersangka dalam menjalankan aksinya yaitu menjadi pengembang perumahan di wilayah perumahan syariah Multazam Islamic Residence, yang berlokasi di Desa Kalanganyar, Sedati, Kabupaten Sidoarjo dengan sistem Syariah.

"Kami cek lokasi di perumahannya, ternyata masih rawa dan sawah milik orang lain. Tersangka hanya menyewa lalu di foto dan dipaving dan lokasinya dipasarkan ke masyarakat untuk dibuat perumahan. Padahal perumahan tersebut tak kunjung dibangun oleh tersangka. Tersangka melakukan aksi sejak tahun 2017 lalu," ujarnya di Mapolrestabes Surabaya, Senin (6/1/2020).

Sandi menambahkan untuk menyakinkan calon pembeli, tersangka menggelar pengajian dengan mengundang ustad terkenal Yusuf Mansyur. Tak hanya itu, sambung Sandi, untuk menyakinkan masyarakat kalau sebagai pengembang perumahan, tersangka juga menggelar pameran perumahan di sejumlah mall di Surabaya.

"Untuk menyakinkan masyarakat untuk membeli perumahannya, tersangka menggunakan brosur dan foto yang dibuatnya. Terlebih tersangka menjanjikan pembelian perumahan dengan sistem Syariah," tandas mantan Kapolres Medan ini. (wahyu/bus)