Selasa, 22 Oktober 2019 | 08:03 WIB
MK Siap Tangani Ratusan Sengketa Pilkada 2015
Jumat, 6 November 2015 | 01:21 WIB
-

Skalanews - Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan siap menghadapi perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) atau sengketa Pilkada 2015.

Ketua MK, Arief Hidayat mengatakan, sembilan hakim konstitusi sudah melakukan persiapan secara internal dalam menangani PHPU. Salah satu persiapannya dengan membuat Peraturan Mahkamah Konstitusi (PMK).

"Kita sudah siap. Siap dengan seluruh instrumen yang kita buat. Kita sudah membuat PMK nomor 1,2,3, dan 4," kata Arief di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (5/11).

"Kemudian kita juga sudah melakukan sosialisasi, kita sudah melakukan persiapan-persiapan secara internal, baik persiapan dalam rangka persiapan menyelesaikan PHPU, maupun hal-hal yang tidak ingin kita inginkan bersama," lanjutnya menjelaskan.

MK akan menangani sengketa pilkada yang jumlahnya diperkirakan mencapai ratusan. MK harus memutuskan sengketa pilkada dalam waktu 45 hari.

Secara teknis, kata Arief, dalam menangani sengketa Pilkada, sembilan hakim dibagi tiga panel. "Sengketa permohonan yang masuk itu dibagi dalam tiga panel, kemudian seluruh panel melaporkan dalam sidang rapat hakim bersembilan, dan yang memutuskan adalah hakim bersembilan," ujarnya.

Arief memperkirakan persidangan pilkada serentak tahun ini dimulai pada 7 Januari 2016. Kemudian, jeda 45 hari sebelum ada putusan.

"Kita merencanakan memulai persidangan pada Januari kira-kira tanggal 7 sehingga putusan 45 hari sesudah tanggal itu," kata Arief.(Deddi Bayu/bus)