Kamis, 25 April 2019 | 11:09 WIB
Jaksa Tidak Hadir, Sidang Penipuan Gula Impor Ditunda
Kamis, 3 Januari 2019 | 21:21 WIB
Ilustrasi - [ist]

Skalanews - Sidang penggelapan dan penipuan impor gula senilai 900 ribu dolar Singapura dengan terdakwa Santa Imelda ditunda.

Sebab, Jaksa Penuntut Umum tidak menghadiri sidang yang diadakan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Kamis (3/1).

Pengacara Imelda, Pande Sitorus mengatakan Jaksa Penuntut Umum yang tidak hadir tersebut adalah Yoklina Sitepu dan Laksmaria F Siregar.

"Tadi kebetulan jaksa yang hadir dalam sidang bukan jaksa yang menangani langsung kasus ini, jadi jaksa tidak bisa memberikan alasan pasti kenapa tidak dapat menghadirkan saksi," kata Pande, Kamis (3/1), seperti dilansir dari antaranews.com.

Selain itu, lanjut Pande, saksi pelapor Harry Budiman Joenoes juga tidak dapat menghadiri sidang tersebut, karena alasan yang tidak diketahui.

Pande mengatakan sidang tersebut rencananya ditunda sampai Selasa (8/1). "Kita ikut saja apa keputusan hakim yang memutuskan untuk menjalankan sidang pada hari Selasa," kata Pande.

Kasus ini bermula dari pengusaha Harry Budiman Joenoes melaporkan Santa Imelda telah melakukan tindak pidana penipuan.

Harry mengaku telah memberikan uang  900 ribu dolar Singapura atau setara Rp9 miliar untuk mengurus surat dan dokumen perihal impor gula kepada PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI).

Namun, Santa Imelda tak kunjung memberikan dokumen yang telah disepakati bersama Harry. Akhirnya, Harry Budiman Joenoes melaporkan Santa Imelda pada November 2017. [ant/day/bus]