Rabu, 26 Februari 2020 | 05:09 WIB
Kejagung Jelaskan Soal Tragedi Semanggi Bukan Pelanggaran HAM Berat
Jumat, 17 Januari 2020 | 18:20 WIB
-

Skalanews - Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiyono menjelaskan pernyataan Jaksa Agung ST Burhanuddin yang menyebut peristiwa Semanggi I dan II bukanlah pelanggaran HAM berat.

Disebut Hari, pernyataan Jaksa Agung mengacu pada hasil pansus DPR tahun 2001.

"Itu pertanyaan DPR, dijawab (Jaksa Agung-red) bukan pelanggaran HAM berat berdasarkan hasil keputusan DPR dan Pansus. Makanya disampaikan lagi bahwa Pansus 2001 menyatakan itu. Kalau ditanya ke kami ya jawabannya itu juga," cetus Hari di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (17/1).

Jaksa Agung, sambung Hari memiliki pegangan dalam menyatakan hal tersebut. Namun begitu, Kejagung tetap mempelajari hasil penyelidikan HAM terkait tragedi Semanggi I dan II.

"Jaksa Agung kan punya cantolan, punya pegangan. Kawan-kawan di DPR kan sudah membuat pansus, patokannya itu. Sementara kawan-kawan di Komnas HAM juga sudah membuat dan pasti juga sudah dipelajari. Sudut pandang berbeda sah-sah saja," pungkasnya. (Frida Astuti/Bus)