Sabtu, 25 Januari 2020 | 11:37 WIB
Korsel Tawarkan Kelas K-Pop
Selasa, 15 Maret 2016 | 12:37 WIB
Ilustrasi - [ist]

Skalanews - Pemerintah Korea Selatan sepertinya sadar benar, bahwa dunia saat ini sedang 'keranjingan K-Pop" dan bisa dijadikan 'dagangan' untuk menambah kantong keuangannya.

Tak heran, jika pemerintah Negeri Ginseng itu, akan menjalankan program pengajaran lagu dan koreografi K-pop untuk orang asing yang tertarik dengan budaya Korea di pusat-pusat budayanya di luar negeri, --termasuk Indonesia.

Kementerian Budaya, Olahraga dan Pariwisata Korea Selatan dalam siaran pers yang dikutip kantor berita Yonhap pada Senin (14/3) menyatakan, Pada Agustus "K-pop Academy" dijadwalkan dibuka secara bertahap di 20 pusat budaya Korea di 18 negara, mulai dari Pusat Kebudayaan Korea di Shanghai, pada Selasa (15/3).

Program itu akan dijalankan di negara-negara, seperti Indonesia, Tiongkok, Thailand, India, Spanyol, Prancis, Meksiko, Turki, Amerika Serikat, Jerman dan Vietnam.

Menurut kementerian, akademi itu juga memberi kesempatan kepada orang asing untuk belajar K-pop dan menonton drama seri serta film Korea, mencicipi makanan, serta merasakan trendinya tata rias Korea untuk membantu mereka memahami budaya Korea.

"Para penggemar 'hallyu' luar negeri, akan mendapat kesempatan mempelajari lagu dan tarian K-pop favorit mereka dari staf pengajar level top di K-pop Academy," kata Park Younggoog, kepala Korean Culture and Information Service (KCIS) yang berafiliasi dengan Kementerian Kebudayaan Korsel.

Dia merujuk pada budaya pop Korea, yang meledak di penjuru Asia.

"KCIS akan membantu orang di seluruh dunia, untuk memahami Korea lebih baik lewat berbagai program untuk merasakan budaya Korea," katanya. (ant/tat)


  
  
KOMENTAR:
Nama
Email
Komentar