Minggu, 18 Agustus 2019 | 14:17 WIB
‘Kampung Nila Bokesan’ Beromzet Rp17 Miliar tiap Tahun
Rabu, 26 Desember 2018 | 15:26 WIB
Ilustrasi pembibitan ikan Nila - [ist]

Skalanews - 'Kampung Nila' di Yogyakarta mampu meraup omzet Rp17 miliar tiap tahunnya.

Kampung Nila adalah kampung budi daya ikan yang dikelola Kelompok Petani Ikan (KPI) Mina Ngremboko Dusun Bokesan, Desa Sindumartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ketua Kelompok Tani Ikan Mina Ngremboko, Saptono, mengatakan saat ini pendapatan andalan dari 'Kampung Nila Bokesan' adalah pembenihan bibit ikan berbagai jenis.

"Dari berbagai usaha yang dikembangkan di Kampung Nila ini, dalam setiap tahunnya mampu menghasilkan omzet antara Rp16 miliar hingga Rp17 miliar," kata Saptono di Sleman, Rabu (26/12), seperti dikutip dari antaranews.com.

Saptono menjelaskan, petani ikan di 'Kampung Nila Bokesan' tiap bulannya mampu menghasilkan 8,5 juta ekor ikan. "Dengan akumulasi pendapatan penjualan seluruh macam ikan pertahunnya mencapai di atas Rp16 miliar," katanya.

Selama ini, lanjut Saptono, pasar benih ikan yang diproduksi 'Kampung Nila Bokesan' telah menembus berbagai daerah di Indonesia. Selain kota-kota besar di Jawa, pemasarannya juga sampai ke Kalimantan, Sumatra, Papua, dan lainnya.

Selain pembibitan, jenis usaha lain yang dikembangkan 'Kampung Nila Bokesan' adalah pasar ikan lokal, produksi pakan ikan, berbagai olahan makanan berbahan baku ikan dan lainnya. "Kami juga membuka pelatihan budi daya ikan bagi masyarakat atau instansi," katanya.

Kemudian, meskipun belum terlalu ramai, kata Saptono, Dusun Bokesan juga sedang mengembangkan sektor pariwisata edukasi budi daya ikan.

"Wisatawan dapat belajar berbagai hal tentang  budi daya ikan sambil menikmatialam pedesaan dengan pemandangan lereng Gunung Merapi," katanya. [antara/bus]


  
  
KOMENTAR:
Nama
Email
Komentar