Rabu, 8 April 2020 | 19:44 WIB
Pahlawan Piala Uber, Tati Sumirah Tutup Usia
Jumat, 14 Februari 2020 | 16:09 WIB
Tati Sumirah - [ist]

Skalanews - Dunia bulu tangkis di Indonesia tengah berduka. Salah satu pahlawan penentu kemenangan Indonesia untuk pertama kali merebut Piala Uber 1975, Tati Sumirah, berpulang Kamis (13/2) pukul 22.30 WIB.

Almarhumah menghadap Sang Khalik setelah sembilan hari dirawat di ICU Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan, Rawamangun, Jakarta Timur. Tati meninggal di usia 68 tahun akibat kadar gula darah yang tinggi dan bermasalah pada paru-paru.

Berita duka ini didapat dari Reza Aditya Pratama, keponakan Tati yang terus mendampingi sejak pertama kali dirawat di rumah sakit.

"Berita duka, telah meninggal dunia Ibu Tati Sumirah pada hari ini, Kamis, 13 Februari 2020 jam 22.30. Mohon dibukakan pintu maaf segala dosa-dosanya dan semoga arwahnya husnul khatimah," tutur Reza di Jakarta, Jumat (14/2).

Sejak masuk rumah sakit, Selasa (4/2), kondisi mantan pebulu tangkis kelahiran Jakarta, 9 Februari 1952 ini memang kritis. Hingga berpulang, Tati dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Tati Sumirah dimakankan di TPU Kemiri Utan Kayu, Rawamangun, Jakarta Timur, usai salat Jumat.

"Kita merasa sangat kehilangan atas meninggalnya Tati Sumirah. Dia tidak saja pahlawan bagi klub Tangkas, tetapi juga untuk bulutangkis Indonesia. Berkat dedikasinya, Indonesia pertama kali bisa merebut Piala Uber tahun 1975," tutur Juniarto Suhandinata, Wakil Ketua PB Tangkas Jakarta.

Menurut Juniarto, sebagai pebulu tangkis, performa Tati maju pesat setelah sejak 1966 bergabung ke klub Tangkas Jakarta. Tati juga adalah seorang pemain yang gigih. Saban latihan, dia selalu ditemani sang ayah, Sugrisno.

Tati sangat rajin berlatih. Tiada hari tanpa latihan baginya. Bulu tangkis adalah segalanya buat Tati. Puncak kariernya diukir sewaktu mempersembahkan Piala Uber ke pangkuan Ibu Pertiwi tahun 1975. Dia menjadi satu-satunya pemain tunggal putri yang mempersembahkan angka kemenangan buat tim putri Skuad Garuda.

Dalam babak final di Istora Senayan, Jakarta, 6 Juni 1975, Indonesia sukses merebut Piala Uber setelah menang 5-2 atas juara bertahan Jepang. Tati sukses menyumbangkan poin kemenangan dengan menekuk Atsuko Tokuda, 11-5, 11-2.

"Semangat juang, dedikasi tanpa pamrih, dan totalitas Tati untuk kejayaan prestasi bulutangkis Indonesia layak menjadi suri teladan dan sumber inspirasi bagi para pemain bulutangkis Indonesia saat ini," tambah Juniarto.

Selamat jalan Tati Sumirah, pahlawan bulutangkis Indonesia! [day]


  
  
KOMENTAR:
Nama
Email
Komentar