Jumat, 22 November 2019 | 10:16 WIB
Korupsi
KPK Periksa Pegawai ESDM untuk Dewie Yasin Limpo
Selasa, 3 November 2015 | 12:53 WIB
-

Skalanews - KPK memanggil pegawai Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Tin Mardayani, dalam kasus gratifikasi terkait usulan penganggaran proyek pembangunan infrastruktur energi baru dan terbarukan TA 2016 di Kabupaten Deiyai, Papua.

Ia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka anggota DPR nonaktif dari Fraksi Hanura, Dewie Yasin Limpo.

"KPK menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi dalam penyidikan kasus dengan tersangka DYL," ujar Pelaksana harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati di Jakarta, Selasa (3/11).

KPK juga memeriksa Harun Rasyid Asikin dari pihak swasta, dua pegawai PT Hutama Karya bernama Zaim Susilo dan Tjahjo Purnomo sebagai saksi dalam kasus ini. KPK juga akan memeriksa Dewie dalam kapasitasnya sebagai tersangka.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Dieyai, Irenius sempat melobi Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi untuk membangun pembangkit listrik di daerahnya.

Namun, menurut Dirjen EBTK Rida Mulyana menyatakan usul pembangkit listrik tenaga mikrohidro dari Pemerintah Kabupaten Deiyai ditolak. Evaluasi terhadap studi kelayakan dan detail engineering design menunjukkan ada masalah ketersediaan lahan, potensi energi daerah, serta kemampuan pemerintah daerah dan operator buat mengelolanya.

Dalam kasus ini, Dewie diduga disuap oleh pengusaha dari PT Abdi Bumi Cendrawasih, Setiady Jusuf, dan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Deiyai, Irenius Adii, agar memasukkan proyek pembangkit listrik tenaga mikrohidro di Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua, ke dalam pembahasan anggaran pendapatan dan belanja negara tahun 2016.