Kamis, 12 Desember 2019 | 23:50 WIB
Korupsi
KPK Periksa Perantara Suap Wayan Koster di Alkes RS Unud
Rabu, 4 November 2015 | 19:23 WIB
-

Skalanews - KPK memanggil mantan anak buah Muhammad Nazarudin, Dewi Utari untuk menjalani pemeriksaan dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Udayana (Unud) tahun anggaran 2009-2011.

Menurut Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati bahwa Dewi diperiksa karena kapasitasnya sebagai mantan karyawan Group Anugrah Nusantara. Nantinya keterangan Dewi ini untuk pemberkasan Direktur Utama PT Duta Graha Indonesia (PT DGI) Dudung Purwadi dan Kepala Biro Umum dan Keuangan Universitas Udayana Made Meregawa.

"Benar yang bersangkutan diperiksa untuk tersangka DPW dan MDM," ujarnya saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (4/11).

Selain Dewi, penyidik memeriksa Indit Pertomo dan Abdul Haris sebagai saksi untuk kedua tersangka tersebut.

Nama Dewi sendiri disebutkan dalam dakwaan Angelina Sondakh atau Angie yang berperan sebagai kurir untuk mengantarkan uang sebanyak 400 ribu dolar AS sebagai dukungan kepada Angie dan rekan Angie di Komisi X, I Wayan Koster, terkait proyek universitas.   

Saat itu Dewi ditemani dua orang security Permai Grup ke ruangan kerja I Wayan Koster di ruang 613 gedung DPR, dan sampai di ruangan tersebut Dewi memberikan uang tersebut kepada staf I Wayan Koster seraya mengatakan, "Mas ini ada titipan dari Bu Rosa" dan diterima oleh staf tersebut.

Sementara penyidik KPK sendiri menetapkan Made dan Dudung pada 5 Oktober 2015. Dalam persidangan untuk mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin, mantan Direktur Keuangan PT Anugrah Nusantara, Mindo Rosalina Manulang menyebutkan Nazar juga ikut bermain dalam proyek pembangunan tersebut.