Kamis, 12 Desember 2019 | 22:51 WIB
Korupsi
KPK Periksa Politisi PAN Terkait Suap Dewie Yasin Limpo
Kamis, 5 November 2015 | 12:37 WIB
Jamaluddin Jafar diperiksa KPK terkait suap Dewie Yasin Limpo, Kamis (5/11) - [Deni Hardimansyah/Skalanews]

Dalam risalah rapat pada 8 April 2015, Dewie menyinggung Kabupaten Deiyai, Papua, yang kantor Bupatinya tidak ada memiliki saluran listrik.

Pertanyaan Dewie ini pun mendapat sambutan dari anggota Komisi VII DPR dari Fraksi PAN, Jamaluddin Jafar. Yang menjelaskan, bahwa sebaiknya di Deiyai dibangun pembangkit tenaga listrik mikrohidro.

"Deiyai itu sebenarnya banyak sungai kecil-kecil kalau tadi dikatakan dengan diesel yah memang susah ke sana karena memerlukan masalah BBM yang notabene itu dari Nabie itu juga masalah jalan itu untuk transportasi daripada tenaga apa namanya bahan bakarnya nah itu banyak di Deiyai itu sungai-sungai yang bisa dimanfaatkan ke hidromikro," ujar wakil Rakyat dari Dapil Papua itu.

Namun, Jamaluddin mengatakan dia hanya memberi gambaran soal kondisi wilayah Deiyai yang hanya bisa dimasuki pembangkit listrik tenaga air skala kecil.

"Memberi masukan bahwa daerah Papua itu umumnya ada potensi untuk pembangkit listrik dari tenaga air karena banyak sungai-sungai kecil. Itu dalam rapat terbuka di komisi bulan April lalu," ujarnya.

Seperti diketahui Dewie Yasin Limpo ditangkap KPK di Bandara Soekarno-Hatta 2 Oktober lalu terkait dugaan penerimaan suap untuk proyek microhydro di Kabupaten Deiyai, Papua. Bersama penangkapannya, diamankan pula uang bukti sebesar 177.700 dolar Singapura. (Bisma Rizal/bus)