Rabu, 11 Desember 2019 | 01:54 WIB
Korupsi
Suap Pemprov Sumut Ke DPRD, KPK Periksa Sekda
Senin, 9 November 2015 | 23:47 WIB
-

Skalanews - KPK periksa Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Hasban Ritonga terkait suap kepada anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019.

Hasban dimintai keterangan untuk melengkapi pemberkasan penyidikan Gubernur Sumut nonaktif Gatot Pujo Nugroho. "Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka GPN (Gatot Pujo Nugroho)," ujar Pelakasana harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati, Jakarta, Senin (9/11).

Pemeriksaan Hasban tersebut diduga kuat karena dia mengetahui atau memiliki informasi penting terkait dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan Gatot Pujo.

Selain itu, penyidik juga memeriksa saksi dari unsur DPRD Sumatera Utara. Antara lain Ketua fraksi Partai Golkar DPRD Sumut Indra Alamsyah. Lalu, anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 yakni Hardi Mulyono, Ristiawati, Alamsyah Hamdani, Imam Bandaharo Nasution, Andi Arba, Oloan Simbolon, Tagor Pandapotan Simangungsong, dan Kabid Sosial Budaya pada Badan Penelitian dan Pengembangan Prov Sumut Mulyadi Simatupang.

Dalam kasus ini, KPK sendiri telah menetapkan enam tersangka, antara lain Gatot sebagai pihak pemberi dan Ketua DPRD Sumatera Utara Ajib Shah, Ketua DPRD Sumut 2009-2014 Saleh Bangun, Wakil Ketua DPRD Sumut 2009-2014 Chaidir Ritonga, Wakil Ketua DPRD Sumut 2009-2014 Kamaludin Haharap dan Wakil Ketua DPRD Sumut 2009-2014 Sigit Pramono Asri.

Suap tersebut diduga diberikan untuk persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Sumut 2012-2014, persetujuan perubahan APBD provinsi Sumut 2013 dan 2014, pengesahan APBD Sumut 2014 dan 2015 dan penolakan penggunaan hak interpelasi DPRD provinsi Sumut tahun 2015. (Bisma Rizal/bus)