Rabu, 11 Desember 2019 | 01:16 WIB
Korupsi
Saksi: Pengusaha Herman Afif Sering ke Ruangan Jero Wacik
Selasa, 10 November 2015 | 01:29 WIB
-

Skalanews - Sekretaris Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Arief Indarto mengaku pemilik sekaligus Komisaris Utama PT Trinergi Mandiri Internasional, Herman Afif Kusumo sering ke ruangan Jero Wacik saat masih menjabat Menteri ESDM.

Hal itu diakui Arief saat bersaksi dalam persidangan dugaan korupsi pemerasan Jero Wacik di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (9/11) malam.

Awalnya Jaksa KPK, Yadyn bertanya kepada Arief, apakah dirinya sering melihat Herman Afif. Arief pun menjawab sering di kantor ESDM.

"Ketemu siapa di kantor ESDM? " tanya Jaksa Yadyn lagi.

"Biasanya ke ruangan pak Menteri," jawab Arief.

Jaksa KPK pun mencecar kembali, apakah Arief tahu bergerak di bidang apakah perusahaan yang dimiliki Herman Afif. Awalnya, ia menjawab tidak tahu. Namun, tak lama kemudian dirinya mengakui, jika perusahaan Herman Afif bergerak di bidang batu bara.

"Saya tahunya pak Herman bergerak di bidang tambang batu bara," tuturnya.

Jaksa Yadyn pun menanyakan, bukankah ini janggal sebab bisa saja Herman yang merupakan pengusaha menjalankan kolusi akan usahanya yang berhubungan dengan kebijakan Kementerian ESDM.

Arief pun menjawab, ia tidak mengetahui apa yang dibicarakan antara Jero Wacik dengan Pengurus Kadin itu. "Saya tidak tahu apa yang mereka bicarakan," tutur Arief.

Arief sendiri mengakui, karena Herman sering ke kantor ESDM maka mantan Sekjen ESDM Waryono Karno menyuruhnya mendatangi Herman saat ditagih sisa pembayaran acara ulang tahun Jero Wacik oleh manajemen Hotel Dharmawangsa .

Seperti diketahui, dalam dakwaan Jaksa KPK untuk Jero, Herman Afif rela merogoh koceknya sebanyak Rp 349.065.174 untuk membayarkan acara ulang tahun politikus Partai Demokrat itu di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

Namun, Herman menyebutkan, bahwa uang pembayaran tersebut diperoleh dari Direksi PT Adora Tbk Andre Mamuaya yang sudah meninggal dunia. (Bisma Rizal/bus)