Kamis, 14 November 2019 | 06:19 WIB
Korupsi
KPK Periksa Dirut PT Duta Graha Indah Sebagai Tersangka
Kamis, 12 November 2015 | 12:26 WIB
Plh Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati - [Deni Hardimansyah/Skalanews]

Skalanews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Direktur PT Duta Graha Indah (DGI) yang sekarang berubah nama PT Nusa Konstruksi Engineering, Dudung Purwadi, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Udayana tahun anggaran 2009-2011.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai tersangka," ujar Plh Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi wartawan, Jakarta, Kamis (12/11).

Selain Dudung, KPK juga memeriksa staf marketing PT Nusa Konstruksi Engineering Tbk cabang Surabaya, Suci Rahayuningsih dan Direktur PT Putra Makmur Sejahtera, Johanes Sondakh.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Dudung telah tiba penuhi pemeriksaan penyidik KPK sejak pukul 8.30 WIB.

KPK menetapkan Dudung dan Kepala Biro Umum dan Keuangan Universitas Udayana, Made Meregawa, sebagai tersangka pada 5 Oktober 2015. Dalam persidangan untuk mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin, mantan Direktur Keuangan PT Anugerah, Mindo Rosalina Manulang menyebutkan, Nazar juga ikut bermain dalam proyek pembangunan tersebut.

Rosa juga menyebutkan, adanya fee sebesar 13 persen ke kantong mantan atasannya. Ketika proyek ini berlangsung, Sandiaga Uno saat itu menjabat sebagai Komisaris Utama PT DGI.

Nazar sendiri pernah mengungkapkan, bahwa Sandiaga merupakan teman baik dari Anas Urbaningrum yang saat itu masih menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.