Minggu, 26 Januari 2020 | 11:47 WIB
Korupsi
Suap Anggota DPRD Sumut
Politikus PAN Sumut, Kamaluddin Kabari KPK Sedang Sakit
Kamis, 12 November 2015 | 22:13 WIB
Kamaluddin Harahap - [deni hardimansyah/skalanews]

Skalanews - Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Periode 2009-2014, Kamaluddin Harahap (KH) beralasan sakit pada Selasa (10/11) yang lalu, sehingga dirinya tidak bisa memenuhi panggilan penyidik KPK sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi terkait pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan pembatalan hak interpelasi.

Menurut Plh Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati, pihaknya baru mengetahui hal tersebut kemarin Rabu (11/11), setelah pihaknya menahanan empat anggota DPRD Sumut yang lain.

"KPK baru tahu alasan KH tidak hadir itu alasannya sakit. Dan alasan itu, kita tahunya kemarin," kata Yuyuk saat ditemuin wartawan, Jakarta, Kamis (12/11).

Yuyuk menambahkan, pihaknya sudah mengirimkan surat panggilan ulang kepada politikus Partai Amanat Nasional itu. "KPK sudah kirim panggilan pemeriksaan ulang kepada KH pada Selasa (10/11) untuk pemeriksaan pekan depan," tuturnya.

Sebelumnya, pada Selasa (10/11) lalu, KPK telah menahan empat dari lima anggota DPRD Sumut yang ditetapkan tersangka.

Mereka adalah Ajib Shah, Sigit Pramono Asri, Saleh Bangun, dan Chaidir Ritonga. Sementara seorang lainnya, Kamaludin Harahap, tidak memenuhi panggilan pemeriksaan hari tersebut.

Sebelumnya, KPK juga menetapkan Gubernur nonaktif Sumut Gatot Pujo Nugroho sebagai tersangka dalam kasus yang sama.

Gatot diduga menyuap anggota DPRD Sumut dalam persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemprov Sumatera Utara 2012-2014, dalam persetujuan perubahan APBD Sumut 2013 dan 2014, dalam pengesahan APBD Sumut 2014 dan 2015, serta terkait penolakan penggunaan hak interpelasi DPRD Sumut tahun 2015. (Bisma Rizal/bus)