Sabtu, 18 Agustus 2018 | 11:25 WIB
Korupsi
GM PT Jasa Marga Purbaleunyi Dituntut 2 Tahun Pejara
Selasa, 13 Februari 2018 | 19:17 WIB
Setia Budi - [antarafoto]

Skalanews - Jaksa KPK menuntut General Manager PT Jasa Marga Persero Tbk, Cabang Purbaleunyi, Setia Budi dengan hukuman 2 tahun penjara dengan denda Rp100 juta subsider 3 bulan kurungan.

Setia Budi dinilai terbukti menyuap auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Kami menuntut supaya majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan korupsi secara berlanjut," ujar jaksa Sobari Kurniawan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (13/2).

Menurut Jaksa, perbuatan Setia Budi bertentangan dengan program pemerintah yang sedang giat-giatnya memberantas tindak pidana korupsi.

Hal yang meringankan, Setia Budi mau mengakui dan menyesali perbuatan. Setia Budi juga belum pernah dihukum dan berlaku sopan dalam persidangan.

Setia Budi terbukti memberi satu unit motor Harley Davidson Sportster 883 tahun 2000 kepada Audior Madya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sigit Yugoharto.

Selain memberi motor Harley, Setia Budi juga terbukti beberapa kali memberikan fasilitas hiburan malam di tempat karaoke Las Vegas, Plaza Semanggi, Jakarta Pusat.

Adapun, pemberian itu karena Sigit selaku Ketua Tim BPK yang melaksanakan pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT) atas pengelolaan pendapatan usaha, pengendalian biaya dan kegiatan investasi pada PT Jasa Marga (Persero) Tbk, telah merubah hasil temuan sementara tim pemeriksa BPK atas temuan PDTT tahun 2015 dan 2016, pada PT Jasa Marga (Persero) Tbk Cabang Purbaleunyi.

Atas dugaan itu Setia Budi diduga melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.(Bisma Rizal/dbs)