Kamis, 21 Juni 2018 | 05:44 WIB
Korupsi
Panitera PN Jaksel Divonis 4 Tahun Penjara
Selasa, 13 Maret 2018 | 00:03 WIB
-

Skalanews - Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Tarmizi divonis 4 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 1 bulan kurungan.

Vonis ini diberikan majelis hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, karena Tarmizi terbukti menerima suap dari pengacara Akhmad Zaini yang mewakili PT Aqua Marine Divindo.

"Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan korupsi secara berlanjut," ujar Ketua Majelis Ni Made Sudani saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (12/3).

Dalam pertimbanganya, Majelis menilai perbuatan Tarmizi bertentangan dengan upaya pemerintah yang sedang gencar memberantas korupsi.

Meski demikian, Tarmizi mengakui bersalah, menyesal dan masih memiliki tanggungan keluarga.

Tarmizi dinilai terbukti menerima suap sebesar Rp 425 juta agar menjadi penghubung dan memberikan akses kepada wakil PT Aqua Marine Divindo dengan majelis hakim yang menyidangkan perkara perdata.

Suap untuk Tarmizi bertujuan agar majelis hakim menolak gugatan yang diajukan Easter Jason Fabrication Services Pte Ltd. Kemudian, mengabulkan gugatan rekonpensi serta mengabulkan sita jaminan PT Aqua Marine Divindo Inspection.

Dalam perkara tersebut, Eastern Jason mengalami kerugian dan menuntut PT Aquamarine membayar ganti rugi 7,6 juta dolar AS dan 131.000 dolar Singapura.

Uang suap tersebut berasal dari Direktur Utama PT Aqua Marine Divindo Inspection Yunus Nafik.

Tarmizi juga menerima fasilitas hotel, villa, transportasi hingga dibelikan oleh-oleh saat berkunjung ke Surabaya dan Malang, Jawa Timur.(Bisma Rizal/dbs)