Jumat, 21 September 2018 | 15:16 WIB
Korupsi
KPK Cecar Tupoksi Direktur Perencanaan PT PLN
Jumat, 14 September 2018 | 20:05 WIB
KPK - [Eddy Tarigan/Skalanews]

Skalanews - Direktur Perencanaan Korporat PT PLN, Syofvi Roekman mengaku dicecar penyidik KPK soal tugas dan fungsi dalam proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Sebagaimana mantan General Manager PLN Distribusi Banten itu diperiksa KPK sebagai saksi untuk kasus dugaan suap komitmen kerjasama proyek PLTU Riau-1.

Syofvi menyebutkan, ada 17 pertanyaan yang diajukan KPK terhadap dirinya. "Tapi yang penting yang tupoksinya saya lah sbagi direktur perencanaan koorporatif," tuturnya saat ditemui wartawan usai menjalani pemeriksaan KPK, Jakarta, Jumat (14/9).

Dirinya pun menyebutkan tidak tahu persoalan adanya pertemuan antara para pihak seperti, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eni Maulani Saragih, Direktur Utama PT PLN, Sofyan Basir dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham serta bos Blackgold Natural Resources Limited, Johannes Budisutrisno Kotjo.

"Jangan tanya saya kalau itu sudah saya jelaskan," jelasnya.

Syofvi menambahkan, ia tidak merencanakan penunjukannya melainkan rencana sistem.

"Saya kan perencanaan sistemnya. Gimana pembangkit diperlukan, gimana transimisi diperlukan. Dimana gardu induk diperlukan kira-kira gitu," ungkapnya.(Bisma Rizal/dbs)