Rabu, 17 Oktober 2018 | 01:33 WIB
Korupsi
Suap Patrialis Akbar
Ketua KPK: Rekaman CCTV Tak Rekam Pengrusakan Barang Bukti
Kamis, 11 Oktober 2018 | 06:15 WIB
Agus Rahardjo - [Deni Hardimansyah/Skalanews]

Skalanews - Ketua KPK Agus Rahardjo menjelaskan rekaman CCTV di kantornya tidak merekam perusakan barang bukti atas kasus suap Hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar.

Hal itu sebagaimana hasil dari pemeriksaan pengawas internal KPK. Tetapi, Agus juga menyebutkan, sempat terjadi perdebatan di lembaganya atas kedua penyidik KPK berinisial RR dan H yang berasal dari Polri.

Awalnya Agus menyebutkan, bahwa peristiwa ini sudah lebih satu tahun. "Pengawas internal sudah memeriksa kamera. Kamera memang terekam," ujar Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/10).

Namun, Agus mengatakan, dalam rekaman tersebut tidak terlihat adanya tindakan merusak barang bukti lembar catatan keuangan perusahaan milik Basuki Hariman.

Basuki merupakan terpidana kasus penyuapan mantan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar terkait uji materi atas Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

"Ada penyobekan tidak terlihat di kamera itu. Karena terjadi perdebatan waktu itu, kami belum memberikan sanksi yang semestinya karena memang belum ketemu kemudian sebaiknya dipulangkan," kata Agus.

"Waktu itu kalau enggak salah ada pemanggilan oleh polisi supaya yang bersangkutan ditarik kembali," tambah Agus.

Saat ini, kata Agus, Deputi Bidang Pengawasan Intenal dan Pengaduan Masyarakat (PIPM) KPK Herry Muryanto akan melakukan eksaminasi terkait kembali mencuatnya kasus dugaan perusakan barang bukti.

"Hari ini Pak Herry sebagai deputi baru di PIPM akan melakukan eksaminasi terhadap itu. Coba nanti kita lihat," ucap Agus. (Bisma Rizal/bus)