Rabu, 21 Agustus 2019 | 14:14 WIB
Korupsi
Penyimpangan Dana Kemenpora, Dahnil Ditanya soal Scan Tanda Tangan
Kamis, 7 Februari 2019 | 21:07 WIB
-

Skalanews - Penyidik Polda Metro Jaya hari ini memeriksa koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak terkait kasus dugaan penyimpangan penggunaan anggaran kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia yang dilaksanakan Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tahun 2017.

Kuasa hukum Dahnil, Nurkholis Hidayat mengatakan kliennya diperiksa soal scan tanda tangan di laporan pertanggungjawaban (LPJ) kegiatan Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia.

"Tadi ditegaskan Mas Dahnil untuk mengoreksi BAP sebelumnya yang ditulis di situ seolah-olah Mas Dahnil melakukan autorisasi terhadap penggunaan scan tanda tangan di LPJ kegiatan Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia," kata Nurkholis di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (7/2).

Setidaknya ada 12 pertanyaan yang diajukan penyidik pada pemeriksaan kedua ini. Pertanyaan terkait peran Dahnil sebagai Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah saat itu.

Nurkholis menganggap pertanyaan yang dilontarkan penyidik tidak proporsional karena kegiatan tersebut tak hanya diawaki PP Pemuda Muhammadiyah saja.

"Padahal ini adalah kegiatan bersama kolektif organisatoris," pungkasnya.

Kemenpora diketahui total mengucurkan anggaran Rp 5 Miliar yang pencairannya menggunakan dua proposal, Rp 3 miliar untuk GP Ansor dan Rp 2 miliar untuk PP Muhammadiyah. Laporan milik PP Muhammadiyah diduga terjadi penggelembungan harga mulai dari belanja kaos hingga katering.(Frida Astuti/dbs)