Selasa, 19 Februari 2019 | 05:45 WIB
Korupsi
KPK: Tiga Belas PPK Proyek SPAM Kembalikan Uang Rp3 Miliar
Senin, 11 Februari 2019 | 17:07 WIB
-

Skalanews - Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyebutkan, 13 pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengembalikan uang Rp3 miliar terkait dengan kasus dugaan suap proyek pembangunan sistem penyediaan air minum atau SPAM.

Mereka adalah pejabat pembuat komitmen pada proyek-proyek SPAM di Kementerian PUPR.

"13 orang PPK pada proyek-proyek SPAM di Kemen PUPR telah mengembalikan uang ke penyidik (KPK) sejumlah Rp3 miliar," katanya saat dikonfirmasi wartawan, Senin (11/2).

Dalam perkara ini, KPK telah mengidentifikasi sekitar 20 proyek air minum di Kemen PUPR yang terindikasi praktik suap. Sebagian besar proyek tersebut dimenangkan oleh PT Wijaya Kusuma Emindo (WKE) dan PT Tashida Sejahtera Perkasa (TSP).

Diduga untuk menggarap proyek-proyek air minum tersebut, Budi Suharto selaku Dirut PT WKE; Lily Sundarsih selaku Direktur PT WKE; Irene Irma, Direktur PT TSP, dan Yuliana Enganita Dibyo, Direktur PT TSP menyuap pejabat Kemen PUPR.

Febri menjelaskan, KPK menghargai sikap kooperatif 13 pejabat tersebut. Meski tidak menghilangkan tindak pidana yang dilakukan, pengembalian uang ini dipastikan akan menjadi faktor yang meringankan. Untuk itu, KPK mengingatkan pada pihak lain yang telah menerima uang untuk mengembalikan uang yang diduga sebagai suap ke KPK.

"Kami hargai sikap kooperatif tersebut, sekaligus KPK mengingatkan pada pihak lain yang telah menerima uang sebelumnya, agar mengembalikan dalam proses hukum ini. Hal tersebut pasti akan dihargai secara hukum sebagai faktor yang meringankan," katanya.(Bisma Rizal/dbs)