Minggu, 19 Mei 2019 | 21:34 WIB
Korupsi
KPK Belum Jadwalkan Pemeriksaan Samin Tan
Rabu, 13 Maret 2019 | 09:01 WIB
-

Skalanews - Juru Bicara KPK Febri Diansyah belum bisa memastikan kapan pemilik PT Borneo Lumbung Metal & Energy Tbk, Samin Tan diperiksa.

Pemeriksaan tersangka ini terkait kasus dugaan suap terminasi Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) Generasi 3 di Kalimantan Tengah antara PT Askin Koalindo Tuhup (anak perusahaan PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk.)  dengan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Pemeriksaan saksi dan tersangka akan dilakukan sesuai kebutuhan penyidikan," ujarnya saat dihubungi, Jakarta, Selasa (12/3).

Febri menambahkan, pihaknya pasti akan menginformasikan jika memang penyidik memanggil Samin Tan. "Nanti akan diinformasikan lebih lanjut," jelasnya.

Sementara itu berdasarkan informasi yang diperoleh bahwa pemeriksaan Samin Tan akan dilakukan setelah para saksi yang merupakan karyawannya dimintai keterangan.

Kasus ini merupakan pengembangan kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1 yang telah menjerat mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih, pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd Johannes Budisutrisno Kotjo dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham.

Tersangka Samin Tan diduga memberi upeti kepada Eni Malauni Saragih selaku Wakil Ketua Komisi VII DPR terkait dengan pengurusan terminasi kontrak PKP2B PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) di Kementerian ESDM

KPK menyatakan, pengusaha tersebut menyuap Eni Saragih sebesar Rp 5 miliar terkait pengurusan izin tambang batubara. (Bisma Rizal/bus)