Sabtu, 20 Juli 2019 | 06:11 WIB
Korupsi
KPK Panggil Lima Pejabat PT Krakatau Steel
Kamis, 11 April 2019 | 11:51 WIB
-

Skalanews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memanggil lima pejabat PT Krakatau Steel untuk diperiksa atas kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa.

Kelimanya yakni General Manajer Blast Furnace Complex, Hernanto Wiryomijoyo; Manager Maintenance Service Blast Furnace Complex, Fahrurozi; General Manajer Central Maintenance an Facilities, Hery Susanto; Manager Workshop Mechanic FSA, Adi Triwododo; serta General Manager Procurement, Wahyu Wirawan.

"Kelimanya akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka‎ WNU (Wisnu Kuncoro)," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (11/4).

Dalam kasus ini KPK diketahui telah menetapkan empat orang sebagai tersangka yakni, Direktur Teknologi dan Produksi Krakatau Steel, Wisnu Kuncoro; pihak swasta, Alexander Muskitta; Presdir PT Grand Kartech, Kenneth Sutradja; dan Bos Tjokro Group, Kurniawan Eddy Tjokro.

Alexander Muskitta disinyalir berperan menawarkan rekanan ke Wisnu Kuncoro ‎untuk menggarap proyek Krakatau Steel.

Alexander lantas menyepakati adanya commitment fee sebesar 10 persen dari nilai kontrak yang disepakati oleh PT Grand Kartech dan Group Tjokro.

Alexander diduga mewakili Wisnu meminta uang Rp50 juta kepada Kenneth Sutardja dan Rp100 juta kepada Kurniawan Eddy Tjoktro.‎ Uang yang diterima Alexander yakni berupa cek senilai Rp50 juta dari Eddy Tjokro dan 4.000 Dolar Amerika serta uang tunai Rp45 juta dari Kenneth. Alexander kemudian menyerahkan uang sejumlah Rp20 juta ke Wisnu.(Frida Astuti/dbs)