Kamis, 19 September 2019 | 17:44 WIB
Korupsi
KPK Sudah Dua Kali Panggil Sjamsul Nursalim dan Istri
Jumat, 12 April 2019 | 13:28 WIB
Sjamsul Nursalim - [ist]

Skalanews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga saat ini sudah dua kali memanggil pemegang saham Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI), Sjamsul Nursalim dan Istrinya, Itjih Nursalim.

Keduanya dipanggil dalam proses penyelidikan kasus korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) terhadap BDNI.

Dikatakan Juru Bicara KPK Febri Diansyah, dari dua kali pemanggilan itu pasangan suami-istri tersebut mangkir. Keduanya diduga kini berada di Singapura.

"Nanti akan kita pertimbangkan lebih lanjut apakah perlu memanggil kembali atau tindakan lain yang akan dilakukan," kata Febri kepada wartawan, Jumat (12/4).

Febri menambahkan sejauh ini belum ada penyidikan baru dalam kasus ini. Dalam kasus ini diketahui mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Syafruddin Arsjad Temenggung yang terjerat.

Dari Syafruddin itulah penyidik KPK lalu melakukan pengembangan perkara.

"Tim sudah mempelajari dan sudah melakukan permintaan keterangan atau klarifikasi dari sejumlah pihak juga, bahkan pernah memanggil beberapa kali Sjamsul dan Itjih Nursalim. Itu artinya apa, pengembangan kasus BLBI ini tetap kami lakukan, karena itu komitmen KPK," pungkasnya.

Syafruddin sendiri dijatuhi hukuman 15 tahun pidana penjara dan denda Rp1 miliar subsidair 3 bulan kurungan oleh Pengadilan Tinggi DKI dalam putusan banding.(Frida Astuti/dbs)