Minggu, 18 Agustus 2019 | 13:53 WIB
Korupsi
KPK Ingin Sjamsul Nursalim dan Istri Segera Disidang
Rabu, 12 Juni 2019 | 15:02 WIB
Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang. - [Deni Hardimansyah/Skalanews]

Skalanews -Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan pihaknya akan menempuh berbagai cara agar Sjamsul Nursalim dan istrinya, Itjih segera disidangkan.

Keduanya diketahui sudah berstatus tersangka atas kasus korupsi penerbitan surat keterangan lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) untuk Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI).

"Itu harus masuk secepatnya prosesnya di pengadilannya, itu dulu," kata Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (12/6).

Mantan Pemegang saham BDNI dan istrinya tersebut diketahui sudah tinggal menetap di Singapura. Saut mengatakan tak menutup kemungkinan keduanya akan disidang secara in absentia (tanpa dihadiri terdakwa-red).

"Kan sudah ada standarnya kemarin in absentia tadi. Ya paling tidak begitu (in absentia) kalau dia tidak hadir. Tapi kita kalau berpikir hidup di Indonesia itu enak kok, pulang saja ke Indonesia," pungkasnya.

Sjamsul dan istrinya disebut melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama dengan mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Syafruddin Arsyad Tumenggung. Sjamsul dan istrinya diduga sebagai pihak yang diperkaya sebesar Rp4,58 triliun.

Atas perbuatannya, Sjamsul dan Itjih disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Frida Astuti/Bus)