Sabtu, 24 Agustus 2019 | 02:50 WIB
Korupsi
Terbukti Terima Fee Rp4,85 M, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan Divonis 6 Tahun Bui
Senin, 15 Juli 2019 | 14:40 WIB
Taufik Kurniawan - [mi]

Skalanews -Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Semarang menjatuhkan vonis enam tahun penjara dan denda Rp 200 juta kepada Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama enam tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider penjara empat bulan," kata Ketua Majelis Hakim Antonius Widijantono saat membacakan vonis di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (15/7).

Taufik dinyatakan terbukti menerima imbalan (fee) sebesar Rp 4,85 miliar yang terdiri dari Rp 3,65 miliar dari pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kebumen yang bersumber dari perubahan APBN 2016 dan fee senilai Rp 1,2 miliar dari pengurusan DAK untuk Purbalingga dari perubahan APBN 2017.

Uang yang diberikan mantan Bupati Kebumen Yahya Fuad dan mantan Bupati Purbalingga Tasdi tersebut, diterima Taufik melalui orang suruhannya yang juga politikus PAN, Rahmat Sujianto dan Wahyu Kristianto.

"Uang yang dalam penguasaan Rahmat Sujianto dan Wahyu Kristianto tersebut maka secara hukum uang tersebut sudah berada dalam penguasaan terdakwa," sambung hakim.

Majelis hakim menilai perbuatan Taufik itu telah melanggar Pasal 12 huruf a Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 65 ayat (1) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Vonis tersebut diketahui lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut Taufik dengan penjara selama 8 tahun serta denda Rp 200 juta subsider 6 bulan penjara. (Frida Astuti/Bus)