Senin, 26 Agustus 2019 | 07:53 WIB
Korupsi
JPU Juga Dakwa Bowo Sidik Pangarso Terima Suap Rp300 Juta dari PT AIS
Rabu, 14 Agustus 2019 | 12:32 WIB
-

Skalanews - Selain didakwa menerima suap dari PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK), anggota komisi VI DPR RI fraksi Golkar non-aktif, Bowo Sidik Pangarso juga didakwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menerima suap sebesar Rp300 juta dari Direktur Utama (Dirut) PT Ardila Insan Sejahtera (AIS), Lamidi Jimat.

"Terdakwa menerima juga uang sejumlah Rp300 juta dari Lamidi Jimat," kata JPU KPK, Kiki Ahmad Yani di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (14/8).

JPU dalam dakwaanya menyebut, uang sebesar Rp300 juta tersebut merupakan suap atau kompensasi untuk Bowo Sidik Pangarso karena telah membantu PT AIS menagih utang PT Jakarta Lloyd senilai Rp2 miliar.

Uang tersebut juga diduga untuk memuluskaN PT AIS mendapat pekerjaan penyediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Marine Fuel Olil (MFO) untuk kapal-kapal PT Djakarta Lloyd. Bowo menerima suap sebesar Rp300 juta secara bertahap.

Sebelumnya, Bowo juga didakwa telah menerima suap sebesar USD163.733 dan Rp311 juta dari Direktur PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK), Taufik Agustono dan anak buahnya yang merupakan Manager Marketing PT HTK, Asty Winasty. (Frida Astuti/Bus)