Senin, 9 Desember 2019 | 21:02 WIB
Korupsi
Kasus Suap Proyek SPAM di KemenPUPR, KPK Panggil Eks Dirjen Cipta Karya
Kamis, 10 Oktober 2019 | 12:48 WIB
-

Skalanews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil eks Dirjen Cipta Karya Sri Hartoyo terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kementerian PUPR.

Sri dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Komisaris PT MD (Minarta Dutahutama) Leonardo Jusminarta Prasetyo.

"Dipanggil sebagai saksi tersangka LJP (Leonardo Jusminarta Prasetyo)," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Kamis (10/10).

Selain itu, KPK juga memanggil 5 saksi lainnya untuk tersangka Leonardo yakni, Direktur Keuangan PT Menara Dutahutama Nimas Kartika Dewi, Staf Keuangan PT Menara Dutahutama Christin Natalia, Staf PT Menara Dutahutama Sayekti Wibowo, Pejabat Satker Pengembangan SPAM Strategis Kementerian PUPR Wiwik Dwi Mulyani, Sekretaris PT Sinar Hutama Valasindo Milea.

Dalam kasus dugaan suap proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kementeriaan PUPR (KemenPUPR), KPK diketahui menetapkan dua tersangka baru yakni anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Rizal Djalil dan Komisaris Utama PT Minarta Dutahutama, Leonardo Jusminarta Prasetyo.

Rizal diduga menerima suap dari Leonardo dengan total nilai 100.000 dolar Singapura pecahan 1.000 dolar Singapura.

Uang tersebut diserahkan Leonardo kepada Rizal melalui salah satu pihak keluarga. Uang tersebut diduga berkaitan dengan proyek Jaringan Distribusi Utama (JDU) Hongaria dengan pagu anggaran Rp79,27 miliar.

Penyidik menduga Rizal meminta proyek tersebut kepada petinggi SPAM KemenPUPR untuk kemudian dikerjakan proyek oleh perusahaan Leonardo. (Frida Astuti/Bus)