Rabu, 20 November 2019 | 16:58 WIB
Korupsi
KPK Panggil Petinggi PT Angkasa Pura II
Selasa, 5 November 2019 | 11:10 WIB
-

Skalanews - Direktur Pelayanan dan Fasilitas Bandara PT Angkasa Pura II, Ituk Herarindri kembali dipanggil tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini, Selasa (5/11).

Ituk akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap proyek pengadaan Baggage Handling System (BHS) yang melibatkan dua perusahaan BUMN yakni PT Angkasa Pura II dan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI).

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka DMP (Direktur PT INTI, Darman Mappangara)," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah kepada wartawan.

Penyidik pada hari ini juga memanggil satu saksi lainnya yakni, Direktur PT Angkasa Pura Propertindo, Agung Sedayu. Dia juga akan diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Darman Mappangara.

Dalam kasus ini, KPK telah lebih dulu menetapkan dua orang tersangka yakni, Direktur Keuangan (Dirkeu) PT Angkasa Pura II, Andra Y Agussalam dan staf PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT INTI), Taswin Nur.

Darman diduga bersama-sama dengan stafnya, Taswin Nur, yang sudah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka, menyuap Direktur Keuangan (Dirkeu) PT Angkasa Pura II, Andra Y Agussalam (AYA).

Uang tersebut diberikan dalam bentuk pecahan 96.700 dolar Singapura yang terdiri dari 96 lembar pecahan 1.000 dolar Singapura dan tujuh lembar pecahan 100 dolar Singapura. (Frida Astuti/Bus)