Rabu, 20 November 2019 | 16:56 WIB
Korupsi
Korupsi Dana Desa Lok Batu, Buronan Ini Dibekuk Jaksa
Selasa, 5 November 2019 | 16:01 WIB
-

Skalanews - Tim Jaksa Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Agung, bersama Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Balangan, Kalimantan Selatan, berhasil menangkap buronan kasus penyimpangan alokasi dana desa Lok Batu, Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.

Tersangka inisial R tersebut ditangkap di Desa Nilam, Kecamatan Anggana Kab. Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

"Telah ditetapkan menjadi DPO semenjak bulan Maret 2019," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Mukri melalui siaran persnya, Selasa (5/11).

Penangkapan tersangka R sendiri berdasarkan surat perintah penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Balangan nomor: PRINT – 02 / Q.3.22 / Fd.1 / 10 / 2018 tanggal 03 Oktober 2018.

Dipaparkan Mukri, kasus bermula saat Desa Lok Batu, Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan menerima alokasi anggaran sebesar Rp1.135.091.000 pada tahun 2016 silam.

Anggaran itu terbagi ke beberapa pos mata anggaran, antara lain, dana desa (DD) sebesar Rp595.988.000, alokasi dana desa (ADD) sebesar Rp534.070.000, bagi hasil pajak restribusi sebesar Rp5.033.000.

"Dari ketiga pos mata anggaran tersebut, terdapat 6 item kegiatan yang tidak dilaksanakan oleh tersangka namun telah dicairkan untuk kepentingan pribadi tersangka yang menyebabkan adanya kerugian keuangan negara total sebesar Rp 284.500.000," papar Mukri.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan nya, tersangka dijerat dengan pasal 2 ayat (1) jo. pasal 3 UU.RI.NO. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU.RI.NO. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (Frida Astuti/Bus)