Senin, 18 November 2019 | 21:50 WIB
Korupsi
Kasus Suap Eks Dirut Petral, KPK Mulai Periksa Saksi
Kamis, 7 November 2019 | 12:55 WIB
-

Skalanews - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai memanggil saksi-saksi terkait kasus dugaan suap kegiatan perdagangan minyak mentah dan produk kilang di Pertamina Energy Services Pte. Ltd (PES) selaku subsidiary company PT. Pertamina (Persero).

Hari ini, Kamis (7/11) penyidik KPK memanggil Direktur Utama (Dirut) PT Anugrah Pabuaran Regency, Lukman Neska. Yang bersangkutan akan dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Mantan Direktur Utama (Dirut) Pertamina Energy Trading Ltd (Petral) Bambang Irianto (BTO).

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka BTO," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah kepada wartawan.

Lukman Neska merupakan pemegang saham Siam Group Holding. KPK telah mencegah Lukman Neska untuk bepergian ke luar negeri selama enam bulan kedepan terhitung sejak 2 September 2019 terkait dengan proses penyidikan Bambang Irianto.

Dalam kasus ini, KPK baru menetapkan Bambang Irianto sebagai tersangka. Terhadapnya juga sudah dilakukan pemeriksaan perdana kemarin, Selasa (5/11) lalu.

Bambang yang saat kasus bergulir menjabat sebagai Managing Director Pertamina Energy Service Pte. Ltd periode 2009-2013 itu ditetapkan sebagai tersangka karena menerima suap senilai US$2,9 juta. (Frida Astuti/Bus)