Rabu, 11 Desember 2019 | 01:17 WIB
Korupsi
Buronan Kasus Korupsi PLN Batubara Kokos Jiang Dibekuk Jaksa
Selasa, 12 November 2019 | 11:16 WIB
-

Skalanews - Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta dibantu Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan berhasil menangkap buronan kasus korupsi di PT PLN Batubara.

Buronan yang ditangkap tersebut atasnama Kokos Jiang alias Kokos Leo Lim. Kokos diringkus di kawasan TB Simatupang, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (11/11) kemarin.

"Ditangkap setelah melarikan diri saat dinyatakan sah terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Mukri melalui siaran persnya, Selasa (12/11).

Dipaparkan Mukri, Kokos bersama Khairil Wahyuni mengatur dan mengarahkan pembuatan nota kesepahaman dan kerja sama alias MoU Operasi Pengusahaan Penambangan Batubara, agar diberikan kepadanya.

Saat kasus itu bergulir, Kokos menjabat sebagai Direktur Utama PT Tansri Madjid Energi (PT TME) dan kuasa dari Andi Ferdian sebagai Direktur PT TME.

Setelah MoU, PT TME lantas tidak melakukan kajian teknis dan malah melakukan pengikatan kerja sama jual beli batubara yang masih berupa cadangan.

"Terpidana juga membuat kerja sama yang tidak sesuai spesifikasi batubara yang ditawarkan," sambung Mukri.

Atas perbuatannya, PT PLN Batubara mengalami kerugian hingga Rp 477.359.539.000.

Oleh Mahkamah Agung (MA) Kokos diganjar hukuman pidana selama empat tahun penjara dan denda Rp 200 juta dengan ketentuan, apabila denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama enam bulan. Serta menjatuhkan pidana tambahan berupa membayar uang pengganti sebesar kerugian negara. (Frida Astuti/Bus)