Rabu, 11 Desember 2019 | 17:53 WIB
Korupsi
Jadi Tersangka Kasus Suap, KPK Cegah Bupati Solok Selatan
Selasa, 19 November 2019 | 14:20 WIB
-

Skalanews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencegah Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria (MZ), untuk bepergian ke luar negeri.

Muzni yang juga tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PU Pemkab Solok Selatan tahun 2018 itu dilarang untuk bepergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan terhitung sejak 8 November 2019.

Selain Muzni Zakaria, KPK mencegah pemilik Dempo Grup, Muhammad Yamin Kahar (MYK) untuk bepergian ke luar negeri. Kahar juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

"KPK mengirimkan surat ke Imigrasi tentang pelarangan ke luar negeri terhadap dua orang tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Solok Selatan," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkatnya, Selasa (19/11).

Selain melakukan pencegahan terhadap dua tersangka, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi terkait pengusutan kasus ini. Keduanya ialah Direktur Dempo Grup, Angga Septian dan pegawai Dempo Grup, Evita Rahmawati.

Keduanya dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi. Angga maupun Evita akan dimintai keterangannya untuk melengkapi berkas penyidikan Muzni Zakaria (MZ).

"Ya keduanya diperiksa sebagai saksi hari ini untuk tersangka MZ," pungkasnya. (Frida Astuti/Bus)