Senin, 9 Desember 2019 | 06:22 WIB
Korupsi
Suap Wali Kota Medan, KPK Cegah Pihak Swasta
Jumat, 29 November 2019 | 13:13 WIB
Febri Diansyah - [dok.skalanews]

Skalanews - Penyidik Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap Farius Fendra alias Makte selaku wiraswasta ke luar negeri.

Terhadap Farius Fendra dilakukan karena menjadi saksi terkait kasus dugaan suap Wali Kota Medan nonaktif Tengku Dzulmi Eldin.

"KPK telah mengirimkan surat ke Ditjen Imigrasi tentang larangan bepergian ke luar negeri terhadap seorang saksi Farius Fendra alias Makte, wiraswasta selama 6 bulan ke depan terhitung sejak 28 November 2019," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (29/11).

Disambung Febri, Farius Fendra dicegah ke luar negeri selama 6 bulan sejak 28 November 2019. Pencegahan itu dilakukan untuk penyidikan kasus tersebut.

"Pencegahan ke luar negeri ini dilakukan dalam penyidikan dengan tersangka TDE (Tengku Dzulmi Eldin), Wali Kota Medan dalam kasus suap terkait proyek dan jabatan," pungkasnya.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan Tengku Dzulmi Eldin sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait dengan proyek dan jabatan di lingkungan pemerintahannya tahun 2019.

Selain Dzulmi, KPK juga menetapkan dua tersangka lainnya yakni, Kadis PUPR Kota Medan, Isa Ansyari (IAN) dan Kabag Protokoler Kota Medan, Syamsul Fitri Siregar (SFI). Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka setelah terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT). (Frida Astuti/Bus)