Kamis, 2 April 2020 | 12:46 WIB
Korupsi
BPK: Kerugian Negara atas Kasus Jiwasraya Capai Rp16,81 Triliun
Senin, 9 Maret 2020 | 20:16 WIB
-

Skalanews - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) secara resmi mengumumkan hasil audit kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan dana PT Jiwasraya.

Dari hasil pengitungan tetap, BPK menyebut kerugian negara dari kasus ini sebesar Rp16,81 Triliun.

"Nilai kerugian negaranya sebesar Rp 16,81 triliun," kata Ketua BPK Agung Firman Sampurna dalam jumpa pers di Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, Senin (9/3).

"Terdiri dari kerugian negara investasi saham Rp 4,65 triliun dan akibat investasi reksa dana Rp 12,16 Triliun," sambungnya lagi.

Dengan adanya pengitungan tetap kerugian negara ini, Agung berharap Korps Adhyaksa mampu mengonstruksikan perkara skandal Jiwasraya secara konstruktif dan jelas.

"Alhamdulillah hari ini rampung sepenuhnya sehingga perhitungan kerugian negara baru saja telah kami sampaikan dan kami harapkan konstruksinya sudah lengkap sehingga tahapan penegakan hukum dapat dilanjutkan oleh Kejagung," sambungnya.

Dalam penghitungan kerugian negara, Agung mengungkapkan, pihaknya menggunakan metode total loss untuk menghitung kerugian negara.

Di mana seluruh saham yang diduga dibeli secara melawan hukum dianggap berdampak. (Frida Astuti/Bus)


  
  
TERPOPULER
Index +