Kamis, 2 April 2020 | 04:21 WIB
Harga Lada di Bangka Anjlok Jadi Rp65.000 Per Kilogram
Minggu, 11 Juni 2017 | 09:30 WIB
ilustrasi -

Skalanews - Harga komoditas lada di Pulau Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terus merosot hingga ke posisi Rp65.000 per kilogram dari sebelumnya yang sempat bertahan pada Rp70.000 per kilogram.

"Harga lada yang di tingkat pedagang pengumpul terus menunjukkan grafik menurun, sekarang posisi harga lada Rp65.000 per kilogram. Ini harga paling rendah yang belum pernah terjadi dalam beberapa tahun terakhir ini," kata Masran, petani lada Kabupaten Bangka Tengah di Koba, Sabtu (10/6).

Ia menjelaskan terus merosotnya harga lada dipicu beberapa sebab di antaranya pasar ekspor lada melemah dan kualitas lada petani juga dinilai rendah.

"Kondisi ini jelas menyulitkan perekonomian petani lada, kami berharap harga lada membaik dalam Ramadan tetapi malah terus merosot. Tahun lalu harga lada sempat melambung tinggi di posisi Rp170 ribu per kilogram dan kemudian jatuh ke posisi Rp120 ribu per kilogram dan sekarang jauh merosot hingga Rp65 ribu per kilogram," jelasnya.

Namun demikian, dirinya tetap melepas lada ke pasar tetapi hanya sebagian untuk memenuhi kebutuhan hidup menjelang Lebaran tahun ini.

"Mau tidak mau saya harus menjual lada karena kebutuhan hidup dalam Ramadan dan Lebaran cukup tinggi," ujarnya.

Wakidi, petani lada lainnya mengaku pendapatan dari hasil penjualan lada merosot hingga 50 persen karena terus anjloknya harga lada.

"Anjloknya harga lada menjadi pukulan telak bagi kami sebagai petani di daerah ini karena lada satu-satunya harapan komoditas unggulan yang bisa menggerakkan roda perekonomian," katanya. (bus/antara)


  
  
TERPOPULER
Index +