Jumat, 20 Juli 2018 | 02:08 WIB
Distribusi Logistik Pilgub ke Masalembu Terhadang Cuaca Buruk
Kamis, 21 Juni 2018 | 04:40 WIB
-

Skalanews - Logistik Pilgub Jatim 2018 gagal dikirim ke Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep karena cuaca buruk dengan gelombang tinggi menghadang kapal KM Perintis Sabuk Nusantara.

Sedianya, kapal berangkat Selasa (19/6) kemarin, namun hingga Rabu (20/6) ini, nahkoda
kapal tidak berani melaut dan memilih menyandarkan kapal di dermaga Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Ketua KPU Kabupaten Sumenep, A. Warits mengatakan, dirinya beserta dua staf PNS KPU Sumenep terus mengawal pengiriman logistik Pilgub Jatim ke Pulau Sumenep.

"Saat ini saya masih berada di Surabaya untuk memastikan logistik Pilkada Jatim telah diberangkatkan ke Masalembu. Sayangnya kapal terhadang cuaca buruk hingga menunda keberangkatannya," jelas Warits di Surabaya, Rabu (20/6).

Warits menambahkan kapal tertunda keberangkatannya lantaran ada laporan cuaca dari BMKG yang menyatakan tinggi gelombang di Perairan Masalembu mencapai 3 meter. Kondisi itu membahayakan pelayaran dan tak mungkin dipaksakan.

Dalam kondisi cuaca normal, untuk mencapai Pulau Masalembu dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dibutuhkan waktu tempuh 16 jam perjalanan laut.

"Saat ini truk pengangkut logistik Pilgub untuk Pulau Masalembu, kami geser ke kantor KPU Provinsi, sambil menunggu perkembangan cuaca," ucap Warits.

Pulau Masalembu yang berstatus Kecamatan itu terdiri dari empat desa. Yakni Desa Sukajeruk, Desa Masalima, Desa Masakambing, dan Desa Karamian. Di Kecamatan Masalembu terdapat 67 tempat pemungutan suara (TPS) untuk Pilgub Jatim.

"Kami menunggu maksimal hingga H-5 pelaksanaan Pilgub. Kalau sampai hari itu cuaca masih buruk, maka kami akan berkoordinasi kembali dengan KPU Jawa Timur untuk menentukan langkah selanjutnya, terkait pengiriman logistik ke Pulau Masalembu," ungkapnya.

Sedangkan untuk pendistribusian logistik ke 27 kecamatan. Sembilan kecamatan diantaranya merupakan kecamatan kepulauan, menurut Warits relatif tidak ada kendala. Logistik dikirim menyesuaikan dengan jadwal kapal.

"Kemarin untuk Kecamatan Arjasa dan Kangayan, Pulau Kangean sudah dikirim menggunakan Kapal Dharma Bahari Sumekar (DBS) I dari Pelabuhan Kalianget. Untuk kecamatan kepulauan lainnya menyusul berikutnya, sesuai jadwal kapal," terang Warits. (Arif Purba/bus)