Sabtu, 15 Desember 2018 | 03:11 WIB
Bupati Sumenep Kirim Tambahan Dokter dan Paramedis ke Pulau Sapudi
Kamis, 11 Oktober 2018 | 19:05 WIB
Korban Gempa Dirawat di Puskesmas Gayam Pulau Sapudi -

Skalanews - Paska gempa dengan kekuatan magnitudo 6,4 SR, Kamis (11/10) jam 01.57 WIB, Bupati Sumenep, Busyro Karim mengirim tambahan dokter dan paramedis ke Puskesmas Gayam Pulau Sapudi. Puskesmas Gayam ditetapkan sebagai pusat perawatan korban luka akibat gempa yang berpusat di 55 km dari kota Situbondo itu.

Tercatat 20 warga Pulau Sapudi yang memerlukan perawatan intensif di Puskesmas Gayam. Sedangkan 3 orang warga yang luka serius dievakuasi ke kota Sumenep untuk dirawat di RSU Dr Moh. Anwar. Bupati Busyro Karim memerintahkan Fatoni, Kadinkes Sumenep untuk mengirim tambahan dokter ke Pulau Sapudi.

"Pak Fatoni, melaporkan telah mengirim dua orang dokter spesialis tulang ke Puskesmas Gayam. Termasuk tambahan paramedis dan obat-obatan," kata Busyro Karim, Kamis (11/10).

Busyro mengaku mendapat laporan ihwal 3 warga Desa Prambanan, Kecamatan Gayam Pulau Sapudi yang meninggal terdampak gempa. Mereka adalah, Nuril Kamiliya (7), H. Nadhar (55), dan Suhamar (70). Korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh lantaran saat kejadian korban sedang tidur.

Terpisah, Kepala BPBD Sumenep, Abd. Rahman Riadi, menjelaskan, jumlah rumah dan bangunan rusak tercatat 126 unit. "Selain di Pulau Sapudi dengan bangunan rusak terbanyak, bangunan rusak juga terdapat di Sumenep Daratan, seperti di Kecamatan Bluto, Kecamatan Kalianget dan Kecamatan Kota," terang Rahman.

Di Pulau Sapudi, bangunan rusak tercatat di DesaPrambanan, Jambuir, Karang Tengeh, Kaloang, Pancor, dan Desa Nyampong, Kecamatan Gayam dan ada di Kecamatan Nonggunong. Bangunan milik warga yang rusak ringan hingga parah berupa rumah, dapur dan tempat usaha.

"Sedangkan fasilitas umum berupa sekolah madrasah di Dusun Sumber Jati dan dua masjid di Dusun Jambusok Desa Prambanan, Kecamatan Gayam," urai Rahman.

Menurut Rahman Riadi, personel TRC (Tim Rekasi Cepat) dibantu personel polisi serta tentara diperbantukan ke lokasi terdampak gempa di Pulau Sapudi untuk membantu pemulihan. "Termasuk membantu memperbaiki rumah dan bangunan lainnya yang rusak akibat gempa," tutup Rahma Riadi.(Arif Purba/dbs)